Langsung ke konten utama

YES I SEE IT ALL NOW !!!


Kalimat “YES I SEE IT ALL NOW”  adalah kalimat yang di sampaikan oleh Ps. Riza Solihin pada waktu menyampaikan Firman Tuhan di Bangkok. Kalimat yang memiliki arti, ya aku melihat semuanya sekarang, aku melihat rancangan-rancangan besar dan janji-janji Tuhan yang akan digenapi dalam hidup ku.

Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN…..Yesaya 55 : 8

Melihat dan percaya bahwa rancangan Tuhan adalah rancangan yang membawa damai sejahtera, yang menuju kedalam kelimpahan, kemenangan demi kemenangan itu memang tidak mudah. Hal ini karena kerapkali Tuhan membawa kita pada jalan yang luar biasa berbeda dari bayangan kita. Kalau maunya kita kan, jalan untuk menuju kemenangan, kelimpahan dan sukacita adalah jalan yang lurus, yang lancar, yang nyaman, dan semua berjalan tanpa hambatan, tetapi jalan yang Tuhan mau berbeda. Tidak sedikit dari kita yang memiliki pengalaman yang luar biasa berjalan bersama dengan Tuhan. Saya ingat salah satu teman saya yang harus melewati kenyataan yang secara mata meruntuhkan iman jika kita tidak punya iman dan pengharapan yang kuat kepada Tuhan. Singkat ceritanya, tempat pekerjaan suaminya mengalami sedikit permasalahan, sehingga ada pengurangan pegawai. Siapa yang tidak kuatir dengan hal seperti ini. Siapa yang bisa melihat Tuhan akan mengangkat mereka tinggi. Kalau kita melihat dengan mata jasmani maka jawabannya jelas TIDAK ADA. Tetapi puji Tuhan, teman saya tersebut tahu, bahwa mereka punya Tuhan yang LUAR BIASA, mereka berdoa puasa untuk mendapat apa yang terbaik dari Tuhan. Dan mereka mendapat jawaban yang yang luar biasa atas pengharapan mereka, kondisi perusahaan pulih dan suami teman saya mendapat jabatan yang tinggi sampai sekarang.

"YES I SEE IT ALL NOW” berarti meminta kita untuk melihat jauh dibelakang, atau tembus kebelakang masalah kita, dan melihat wow..ada janji Tuhan yang sedang menanti kita. Respon yang tepat yang seperti Tuhan mau itu yang sangat diharapkan dalam kerja sama ini. Secara pribadi saya akui ini tidak mudah dilakukan. Beberapa kali pengalaman yang saya lalui bersama Tuhan, ini yang membuat saya belajar untuk melihat janji Tuhan yang luar biasa…tetapi tetap kerap kali mata dan daging ini berteriak memberontak dan ingin mempertanyakan semua yang ada di depan saya. Tetapi Tuhan yang mengasihi saya selalu mengingatkan saya tentang para nabi-nabinya yang juga mengalami hal-hal yang tidak mudah untuk mencapai janji Tuhan.

Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmuYesaya 55 : 9

Suatu hari ketika kesesakan menghimpit saya karena keadaan tidak seperti yang saya pikirkan, rasanya ingin sekali berteriak “TUHAN APA YANG SEDANG ENGKAU RENCANAKAN ATAS KAMI”. Sebelum itu terucap, Tuhan mengingatkan saya tentang Nabi Yusuf, apakah sejak ia bermimpi akan menjadi pemimpin dan benar-benar menjadi pemimpin itu melewati hal-hal yang enak secara daging, atau Raja Daud, sejak ia diurapi sampai ia menjadi raja, atau nabi musa sejak ia dipilih dari bayi sampai menjadi pemimpin bangsa Israel dll.?, jawabanya TIDAK. Saya merasa diajak Tuhan untuk merasakan perasaan nabi Yusuf kala itu, janji yang besar, mimpi yang luar biasa, tetapi kenyataan yang tidak seperti bayangan. Disinilah, pelatihan iman yang sedang Tuhan kerjakan bagi kita. Setiap hari Tuhan mau iman percaya kita kepadanya semakin bertumbuh, semakin kuat semakin kokoh sehingga apapun tidak dapat menggoyahkannya dan pelatihan penyerahan diri, kerendahan hati bahwa semua karena kasih kemurahan Tuhan.

Ketika Yusuf mulai dibawah masuk dalam penggenapan janjinya, seberat apapun jalan yang harus dilaluinya, TUHAN SELALU MENYERTAI DAN MEMBERKATINYA demikian juga kita (termasuk saya J ) marilah belajar percaya dan melihat jauh kedepan “YES I SEE IT ALL NOW” kemanapun Tuhan utus, kemanapun jalan yang Tuhan mau kita lewati, apapun yang harus kita hadapi TUHAN SELALU MENYERTAI KITA UNTUK MELEWATINYA DAN MEMBAWA KITA MENCAPAI PENGGENAPAN JANJINYA.

TUHAN YESUS MEMBERKATI




Komentar